Edward Leedskalnin lahir
.
Hati hancur dan berada dalam keadaan yang sangat sedih akan kehilangan ini, Ed melakukan perjalanan untuk membuat sebuah monument untuk cintanya yang hilang yang pada akhirnya dikenal sebagai "the world's most remarkable accomplishments". Kreasi Ed yang tidak wajar ini disebut sebagai
Yang membuat perkejaan Ed ini sungguh luar biasa adalah sebuah fakta bahwa Ed hanyalah setinggi 5 feet dan berat hanya 100 pounds (1 feet = 30.48 cm ; 1 pound = 453.59 grams). Batu2 coral yang dikerjakan olehnya kadang2 mencapai 4,000 feet tebalnya. Hebatnya, dia memotong dan menggerakan batu koral besar ini hanya menggunakan peralatan tangan. Dia mendapat beberapa kemampuan dalam hal ini dari pekerjaannya dulu sebagai pemotong lumber dan dia juga berasal dari keluarga pemahat bebatuan di
Setelah pergi meninggalkan
Bagaimana cara Ed memindahkan Coral Castlenya sejauh 10 miles?? Untuk pertama kalinya Ed meminta bantuan seorang temannya dengan menggunakan traktor untuk memindahkan Coral Castlenya ini. Ed menjalani hidup yang sangat sederhana, dan dia tidak mempunyai mobil apapun. Bahkan, Ed akan mengendarai sepedanya sejauh 3.5 miles ke
Banyak orang melihat pahatan bebatuan Coral ini dipindahkan melalui
Tembok dan gerbang
Jika ada seseorang yang bertanya ke Ed bagaimana dia bisa menggerakan bebatuan coral ini, Ed hanya akan menjawab bahwa dia mengerti laws of weight dan leverage (?) dengan baik. Dia bahkan membuat sebuah generator arus AC! Ini semua dari seorang laki2 yang hanya lulus dari 4th grade. Tidak pernah ada record seseorang melihat Ed mengerjakan Coral Castlenya ini di
Record tertulis yang Ed tinggalkan hanyalah 5 buah pamflet yang dia tulis sendiri. "A Book in Every Home" yang berisi tentang pemikiran Ed pada 3 subjects, yaitu "Sweet Sixteen, Domestic, and Political Views." Lalu dia menulis 3 pamflet lain mengenai "Magnetic Current". Pamflet mengenai "Mineral, Vegetable, and Animal Life" berisi ttg kepercayaannya pada life's cycle.
Pada December 1951, Ed sakit. Dia menaruh sebuah sign/note di depan pintu Castlenya yang isinya "Going to the Hospital". Dia menggunakan trasnportasi bus menuju Jackson Memorial Hospital di Miami. 3 hari kemudia Ed meninggal dalam tidurnya pada umur 64 tahun
.
Setelah kematiannya, sepupunya yang tinggal di
Prestasi yang diraih Edward Leedskalnin, The Coral Castle, adalah testimoni akan cintanya yang besar pada Agnes Scuffs, dibangun dari tahun 1923 - 1951. Sebuah bangunan lain yang bisa disamakan dengan
Selamanya terpahat pada batu, Coral Castle adalah kecantikan abadi yang mengartikan cinta Ed yang tidak ada habisnya pada 'Sweet Sixteenya". Bebatuan yang dipahat oleh Ed dengan kedua tangannya ini akan selalu menginspirasi romance bagi semua orang yang memilih untuk mengunjungi
The End <3 st="on">
1. Yaitu alasan Ed memindahkan Coral Castlenya. Kalo yang gw denger, soalnya si Ed ini pernah dikeroyok sampe babak belur sama orang2 yang pengen tau rahasia si Ed ini ngebangun Coral Castlenya.
2. Lalu dikatakan si Ed ini suka ditemukan di perpustakaan membaca buku2 mengenai Ancient Egypt dengan segala piramid2nya.
3. Ed meninggal karena malnutrition.
4. Pernah ada seorang anak kecil (katanya) yang ngeliat Ed mengerjakan kastilnya ini dimalam hari. Dan anak ini melihat bebatuan ini mengambang seperti balon helium.
5. Ketika ditanya orang bagaimana cara dia ngebangun Coral Castlenya, Ed tidak hanya menjawab bahwa dia mengerti baik laws of weight dan leverage (?). Tapi dia juga bilang bahwa dia "discovered the secrets of the pyramids".
6. Banyak ditemukan peralatan2 seperti di gambar di bawah ini. Tapi didugan peralatan ini hanya digunakan sebagai 'bait' agar orang tidak curiga dengan metode rahasianya Ed.
Alasan dari dugaan ini adalah. Tripods ini tingginya sekitar 6.1 meter. Sedangkan batu terbesar 7.6 meter. Lalu bagaimana cara dia mengangkat batu terbesar itu kalo batunya aja gak masuk ke dalam tripod tsb?
From Wikipedia: "There is, however, skepticism as to the success of the traditional methods of tripods equipped with pulleys and chains that are in the photographs of Leedskalnin working. Skeptics point out that the Tripods appear to only rise about 20 feet (6.1 m) while the largest stones are 25 feet (7.6 m) long and stand vertical. The tripods are made from wooden telephone poles and could not support the larger stones. There are not enough pulleys to lessen the weight of the stones enough that a 100-pound man could exert enough force to lift the stones. Too many pulleys will actually be counterproductive because of increased friction. The 3/8" thick chains that can still be found in the Tool Room of the Castle Tower and which are seen in the photographs are only rated with a 3.5 ton workload and would not be able to support the weight of the stones."
7. Kalo kita perhatiin, ada banyak banget batu2 koral pahatannya ini berbentuk benda2 luar angkasa, seperti bulan, planet saturnus, dsb. Apa maksud dari bentuk2 demikian??
More pictures:
Coral Rock seberat 30 tons.
Meja dari coral berbentuk hati
Bathub dari Coral?
Katanya sih teropong menuju ke sebuah bintang di langit. Kayak yang ada di Pyramid Giza gitu deh. :P
Bangunan utama
Pintu masuk yang bisa berputar dengan mulusnya. Hanya dengan disentuh, ini batu koral bisa bergerak dengan leluasa, bahkan anak kecil bisa dorong! Dibuat semua pake tangan dan orang lulusan grade 4?
vebury Trusloe, nr Beckhampton, Wiltshire. Reported 30th June 2006
Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sampai saat ini paling sering di jumpai.Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertamakali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk.
Crop circle sendiri adalah lingkaran aneh yang sering terbentuk diatas ladang gandum (biasanya pada musim semi dan panas) , uniknya lingkaran-lingkaran yang bentuknya sangat sempurna dan memiliki tingkat kerapian dan ketelitian yang tinggi tersebut terbentuk dalam waktu sekejap saja.Lingaran-lingkaran pada crop circle biasanya terbentuk dengan dimensi yang lebar dan besar.
Crop Circle banyak muncul di daerah pertanian gandum Amerika,Inggris,Rusia,Australia,dan sebagian Asia.Namun sebagian besar banyak ditemui di Inggris terutama di Kota Winchester.Yang menarik dari Crop Circle adalah macam-macam bentuk dari lingkarannya,bahkan penampakannya tidak hanya berupa lingkaran saja,namun sempat beberapa kali Crop Circle membentuk citra makluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.
Wayland Smithy, nr Ashbury, Oxfordshire. Reported 8th July
Kemunculannya di Rusia beberapa tahun yang lalu sangatlah menakjubkan,dimana mereka bermunculan silih berganti.Masyarakat sekitar yang melihatnya sungguh tidak mengerti,bagaimana cara mereka bisa terbentuk secepat itu.dalam kurun semalam saja,sekitar 6-7 crop circle dengan ukuran yang besar telah terbentuk dihamparan ladang gandum mereka.Yang membuat mereka semakin berdecak kagum adalah macam-macam bentuk dari crop circle itu sendiri,ada yang membentuk citra bunga matahari yang luar biasa indahnya.
Sampai saat ini,banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya Crop Circle.Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia,tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam.
Lingkaran aneh nan misterius di ladang gandum adalah fokus yang selalu menarik perhatian dan penelitian dari kalangan ilmuwan, dan hingga kini belum ada kesimpulan atas sebab terjadinya fenomena tersebut, saat ini terdapat 5 versi utama.
1.Perbuatan manusia
Cukup banyak yang beranggapan, bahwa apa yang disebut lingkaran ladang gandum itu tidak lebih dari perbuatan iseng seseorang. Menurut ilmuwan Anderro dari Inggris yang telah menyelidiki sekaligus meneliti fenomena tersebut selama 17 tahun lamanya, bahwa ada sekitar 80% lingkaran ladang gandum itu merupakan buatan manusia. Seorang warga Inggris pernah menuturkan kepada media
2.
Sebagian lingkaran aneh tersebut telah dikesampingkan kemungkinannya terjadi karena ulah manusia. Sebab struktur gambar mereka (lingkaran aneh) yang rumit, ukurannya yang besar, desain yang indah, sama sekali bukan hasil buatan manusia yang dapat dikerjakan dalam waktu semalam. Meskipun Anderro bersikeras mengatakan bahwa 80% lingkaran ladang gandum itu adalah buatan manusia, namun, dia juga yakin, bahwa 20% sisanya adalah pembentukan alami karena efek medan magnet bumi. Dalam
Ahli terkait asal AS yakni Jeffery Walson telah meneliti 130 lebih lingkaran ladang gandum, dan didapati bahwa 90 % disekitar lingkaran aneh tersebut terdapat transformator yang berhubungan dengan kabel tegangan tinggi. Di bawah panjang garis keliling sepanjang 270 meter tersebut terdapat sebuah kolam, oleh karena di-airi, maka ion yang dikeluarkan tanah dari bagian dasar ladang gandum dapat menghasilkan elektrik negatif, sedangkan transformator yang dihubungkan dengan kabel tegangan tinggi menghasilkan elekrik positif. Setelah elektrik negatif dan positif bersentuhan dapat menghasilkan energi magnet listrik, selanjutnya merobohkan gandum lalu membentuk lingkaran aneh. Namun demikian mereka belum bisa memberikan seluruh jawaban dari pertanyaan bagaimana bentuk-bentuk aneh itu dapat terbentuk? Apakah mungkin energi dapat berbentuk bunga atau kelajengking?
3.Angin Tornado
Menurut fisikawan dari Universitas
4. Buatan makhluk luar angkasa
Banyak yang meyakini, bahwa sebagian besar lingkaran aneh di ladang gandum terbentuk dalam waktu satu malam, besar kemungkinan adalah hasil karya makhluk luar angkasa. Sejak 1990, fotografer Alexander mengatakan, dia melihat cahaya yang ganjil di ladang gandum, cahaya itu terbang kesana-kemari di antara kedua lingkaran aneh. Keberadaan alien di perut bebek liar di San
5.Heterodoxy (pandangan sumbang)
Sejumlah orang percaya, bahwa di balik lingkaran ladang gandum terdapat berbagai macam kekuatan gaib, sama seperti Segi Tiga Bermuda. Menurut dugaan ini, ada yang lantas menyebut lingkaran aneh itu sebagai “pemberitahuan bencana”, agar supaya menyebarkan pandangan sumbang yang meyimpang dari ajaran ortodoks. Mengapa lingakaran aneh tersebut kerap muncul disitu? Dan kini, lingkaran itu pernah muncul di ladang bunga matahari, Rusia, lantas kenapa bisa demikian? Mungkin kita hanya dapat menunggu ilmuwan untuk menyingkapnya lebih lanjut.

Bor modern untuk keperluan pembedahan otak sekarang disebut "trepan". Gunanya untuk membedah tulang tengkorak dan memberi jalan operasi pada dokter bedah. Biasanya diakibatkan karena internal bleeding atau infeksi otak.
Namun yang menarik adalah hal ini sudah dilakukan oleh manusia sejak jaman batu. Tengkorak-tengkorak yang ditemukan tersebar di daratan Eropa, terutama wilayah Danube, ditemukan dengan keadaan "berlubang" dari tulang terluar hingga bagian otak menggunakan alat buatan manusia (lubang berbentuk X). Pada awalnya para ahli menduga hal ini akibat perang antar suku, atau eksekusi (hukuman mati) kaum primitif. Namun setelah diteliti lebih lanjut, bukti-bukti menunjukkan data yang berlawanan; lubangnya terlalu halus berarti tindakan melubangi dilakukan dengan cermat dan hati-hati (perang / perkelahian kan biasanya asal gebuk dan tergesa-gesa). Juga seandainya benar akibat perang / perkelahian, lubang semacam ini tidak terdapat pada tulang bagian tubuh lainya. Lubang "X" hanya terdapat pada tengkorak di koordinat yang sama! Ahli medis yang meneliti lebih lanjut menunjukan indikasi bahwa manusia2 tersebut pulih dari luka SETELAH dilakukan pembolongan tengkorak, bahwa pembolongan otak dilakukan pada waktu manusia itu masih hidup, dan mereka meninggal bertahun2 setelah pembolongan otak itu. Para ahli arkeologi menyadari bahwa mereka menemukan bukti prosedur medis purba, bukan peperangan brutal antar suku.
Literatur Cina kuno menyebutkan Ta-Chhinn dari Syria mampu membuka otak seseorang dan mengeluarkan serangga dari dalamnya.
Di Amerika Selatan, nyaris seluruh tengkorak manusia suku Inca dari Cuzco memiliki tidak kurang dari 7 (tujuh) lobang buatan. Yang tidak kalah menarik adalah tengkorak berusia 4,000 tahun dari Crichel Down - Dorset, Inggris. Sebuah tengkorak terpotong rapi circular 8 centimeter, dan sisa potongan itu kemudian dimasukkan lagi ke tulang yang dibolongi! Berarti si "pasien" pernah dibedah kepalanya dan ditutup kembali. Begitu majukah ilmu bedah manusia 4,000 tahun yang lalu?
Pada tahun 1829 dalam petualangannya William Ellis mencatat di sebuah kepualauan Pasific Selatan, dukun sering membedah tengkorak kepala warga suku, mencungkil sesuatu, dan menutupnya kembali dengan batok kelapa. Bahkan otak salah seorang warga suku sempat ditambal dengan otak dari hewan lain yakkksss!
Jika pernah membaca Margett's Paper pasti lebih jijik lagi. Seorang lanjut berusia 50 tahun yang hidup tahun 1958 dikenal bernama "Hat On, Hat Off". Kemana2 selalu mengenakan topi coklat, kelihatan normal dari luar. Namun saat topi itu ia tanggalkan, efeknya mengejutkan - karena sepertiga tengkorak dan otaknya terpotong hilang. Ia dulu mantan polisi, dan telah dioperasi 30 kali di bagian tengkorak untuk menyambung hidupnya.
Di acara televisi "Is Your Brain Really Neccessary?" terbitan Inggris, salah seorang peserta bernama alias Roger secara medis hanya memiliki massa otak 5% dari orang-orang dewasa, namun hidupnya normal-normal saja, ia termasuk paling pintar matematika di kelasnya dan memiliki IQ 126. Perfectly normal.
"If we only need a fraction of our brains to operate normally, WHAT IS THE REST IS FOR?"
Gravitasi Newton.
Diwilayah Santa Cruz, California terdapat suatu fenomena alam yang sangat
menakjubkan, dimana ditempat itu banyak terjadi kejanggalan yang
mungkin membuat
kita clingak-clinguk kebingungan dan keheranan jika mengunjungi tempat
tersebut.
Pasalnya,ditempat yang merupakan hamparan hutan subur itu hukum
gravitasi seakan-akan
sudah tidak ada artinya sama sekali,semua pepohonan berdiri miring
dengan arah
kemiringan yang sama bahkan bisa dibilang hampir tumbang.Banyak orang yang
menyebut tempat ini "titik misterius".
Jika manusia berada disekitar "titik misterius" sekalipun, seluruh
badannya
tanpa dikehendaki juga ikut-ikutan miring,walaupun berusaha untuk
berdiri dengan
tegak,hasilnya akan sama saja.
Anehnya,walaupun dalam keadaan posisi yang miring dalam sekala yang
besar,seluruh
benda yang ada tidak akan terjatuh atau kehilangan
keseimbangannya. Jika mencoba
berjalan,langkah kita tetaplah stabil dan berjalan tanpa kesulitan
walaupun
dalam posisi miring.
Bila berkunjung ketempat ini,kita bisa melihat keanehan-kenehan
seperti rumah
yang terlihat hapir roboh (padahal sebenarnya masih kokoh),sapu yang bisa
berdiri sendiri dalam keadaan yang miring,manusia yang dapat berdiri
ditembok,dan
keanehan-keanehan lainnya.
Parahnya lagi,dengan adanya fenomena ini,hewan-hewan hutan ngga' ada
yang mau
nongkrong dan mencari makan disekitar "titik misterius",meraka mungkin
ketakutan
atau bagaimana?
"Mystery Spot" bisa membuktikan akan kelemahan teori Gravitasi,Sir
Issac Newtondengan hukum gravitasinya menyatakan bahwa semua benda
akan ditarik kearah semua benda lainnya oleh kekuatan gravitasi.
Kekuatan ini tergantung pada seberapa banyaknya zat yang tergantung
dalam benda
dan pada jarak diantaranya.
Hukum itu menerangkan mengapa orbit planet dan bulan berbentuk
elips.Hukum itu
menerangkan juga gerak semua benda dalam alam semesta yang mahaluas.
Dengan adanya fenomena ini,hukum gravitasi
lebih
selama 4 abad mungkin sudah saatnya untuk direvisi.
Namun sampai saat ini,Para Ilmuwan belum dapat menjelaskan bagaimana
fenomena
ini bisa terjadi,mungkin masih menunggu beberapa waktu lagi untuk
memecahkan
misteri ini,atau mungkin teman-teman sudah mempunyai sebuah teori atau
argumen
untuk memberi pencerahan bagaimana fenomena ini bisa terjadi?
Sebenarnya,fenomena -fenomena seperti ini tidak hanya terjadi diwilayah
Memang kebanyakan berada di
ditemui tempat
seperti ini,contohnya disekitar Warsawa,Polandia.
Oh iya, hal serupa juga ada disebuah wilayah di
ini berupa tanjakan jalan raya.Uniknya ditempat itu seluruh benda
beroda/yang
mudah menggelinding akan tertarik menuju keatas tanjakan,padahal jika
dipikir
secara logika hal tsb sangatlah tidak masuk akal.
Jasad makhluk ini detemukan oleh seorang warga diatas gundukan tanah disekitar pekarangan rumahnya. Saat pertamakali melihatnya,orang tersebut mengira makhluk ini merupakan jasad anak kecil,maka ia pun bergegas meraih telpon genggamnya untuk menghubungi Polisi. Karena dorongan rasa ingin tahu yang besar,Sebelum polisi tiba di TKP,ia sempat mendekat dan melihat-lihat jasad makhluk tsb. Didalam hatinya dia juga sempat berfikir dan merasa janggal,mengapa jasad makhluk kecil yang satu ini mempunyai sayap mirip dedaunan?dan badannya terlalu mungil untuk ukuran seorang balita? Bahkan ketika polisi tiba,mereka juga bingung dan tidak mengerti,sebenarnya ini makhluk apa?
Menurut laporan dari hasil X-ray,makhluk tersebut memiliki struktur tulang mirip dengan susunan tulang pada balita,namun pada badannya sedikit berongga seperti jenis2 hewan insecta. Uniknya,ia juga memiliki bentuk fisik mirip dengan manusia,mempunyai 2 tangan lengkap dengan 5 jari,dua kaki,dan pada bagian kepalanya terdapat lapisan jaringan kulit sangat tipis yang ditumbuhi rambut berwarna pirang keemasan.
Tapi yang tidak habis dipikir,mengapa makhluk ini mempunyai sayap dan tinggi badannya tergolong sangat kecil,antara 10-20 cm tingginya. Jasadnya juga tidak membusuk,namun malah mengering dan sama sekali tidak mengeluarkan bau busuk. Pada struktur sayapnya sendiri,walaupun sekilas jika dilihat mirip dengan dedaunan, tetapi ini bukanlah merupakan sejenis daun,jika diraba maka akan terlihat perbedanya. Sayapnya mirip dengan struktur sayap hewan-hewan insecta pada umumnya.
Sampai saat ini,tim forensik yang meneliti jasad makhluk ini belum mengerti sepenuhnya mengenai jenis dan identitasnya. Tetapi dari berbagai kesimpulan yang didapat, makhluk tersebut memilik struktur DNA mirip dengan DNA manusia, namun juga terdapat banyak kesamaan dengan hewan-hewan insecta.
Di wilayah pedasaan Derbyshire Countryside,Inggris sendiri,menurut penuturan beberapa penduduk setempat,memang pada malam hari sering muncul sinar-sinar cemerlang misterius yang berterbangan dibeberapa tempat didaerah itu. Biasanya paling sering muncul disekitar pinggiran sungai yang disekelilingnya penuh ditumbuhi dengan pepohonan atau disekitar areal perkebunan mereka. Namun,mereka tidak tahu dengan pasti makhluk apakah yang mengeluarkan sinar cemerlang tersebut,jika didekati seolah-olah sinar itu meredup dan ahirnya menghilang begitu saja
Michel de Notredame (NOSTRADAMUS) lahir pada tanggal 14 Desember 1503 di sebuah kota kecil bernama St.Remy di Perancis..
Ia meninggal pada tahun 1566.. tepat seperti yang telah ia ramalkan sendiri..
DI masa hidupnya, Nostradamus merupakan seseorang yang memiliki kemampuan Clairvoyance, yakni kemampuan untuk "melihat" masa depan..
Kedua kakeknya juga merupakan clairvoyant..
seumur hidupnya, ia meninggalkan banyak sekali ramalan, yang ia tulis dalam bentuk Quatrain (Sajak empat baris).. kurang lebih 1000 quatrain yang telah ia tulis.. dibagi menjadi 10 bagian yang dinamakan The Centuries..
di dalam setiap quatrainnya Nostradamus juga banyak membuat permainan acak kata yang membingungkan, sandi-sandi angka, dan anagram yang misterius. Kemudian, yang lebih membingungkan lagi, Nostradamus mengacak urutan quatrain2nya sehingga mengacaukan kronologisnya..
mengapa ia meninggalkan teka-teki dan kebingungan sperti itu?
menurut para ahli yang meneliti soal nostradamus ini, ia melakukan itu demi keamanan dirinya sendiri.. sebab di zamannya, sedang marak dilakukan penangkapan kepada para penyihir dan kemudian penyihir yang ditangkap, dibakar hidup-hidup.. dengan kekhawatirannya itu, ia merasa bahwa menyamarkan ramalannya, adalah pilihan yang bijak..
Mengikuti jejak langkah kakeknya, di masa mudanya Nostradamus memilih untuk menjadi Dokter, tepat pada saat masyarakat eropa harus menghadapi peristiwa yang paling mengerikan di abad pertengahan.. "Le Charbon" atau The Black Plague..
Dengan pandainya.. nostradamus merevolusi metode terapi yang menggunakan air bersih dan selimut, udara segar, dan obat-obatan yang diambil dari alam..
banyak orang percaya bahwa nostradamus mendapat kemampuan penyembuhannya itu dari visinya tentang masa depan, dimana dia melihat metode sanitasi dan kedokteran yang telah canggih..
sebagai contohnya, silakan perhatikan salah satu quatrain yang ia tulis ini..
"The lost thing is discovered, hidden for many centuries.
Pasteur will be celebrated almost as a God-like figure.
This is when the moon completes her great cycle,
but by other rumors he shall be dishonored.(The Centuries I, Quatrain 25)"
Artinya:
"Barang yang hilang ditemukan, tersembunyi selama berabad-abad..
Pasteur akan disanjung seperti dewa..
Ini saat bulan melengkapi siklus besarnya..
tapi dengan desas desus lain, ia akan tidak dihormati.."
Ia menyebut nama Pasteur (Louis Pasteur) 4 abad sebelum kelahiran ilmuan tersebut..
dan selain menyebutkan nama, pada quatrain diatas, nostradamus juga menyebutkan kerangka waktu..
Dalam ilmu astrologi, "siklus besar bulan" mencakup periode antara 1880 dan 2535..
LUAR BIASA, Louis Pasteur membuka institut terkenalnya di Paris pada tahun 1888.. Ide dan penemuan Pasteur tntang penyakit menular, kuman dan bakteri mengubah masa depan kedokteran. demikian pula penelitiannya tentang pasteurisasi dan vaksin. Meskipun demikian, kalangan medis pada waktu itu seringkali menentang penemuan Pasteur dan mencoba mendiskreditkannya dengan menyebarkan desas desus tidak baik.. (Yang merupakan kalimat terakhir dalam quatrain tersebut diatas)
kepada para korban black death, Nostradamus juga memberikan "Pil Mawar" secara khusus.. Di jaman modern ini, pil nostradamus diketahui mengandung banyak vitamin C dan bahan penyembuh lain yang tak diketahui pada zamannya.. resep pil mawar adalah sebagai berikut..
300-400 mahkota bunga mawar yang dipetik sebelum dini hari
1 oz. green cyprus sawdust
6 oz. Iris of Florence
3 oz. Cengkeh
3 drams Calamus
6 drams aloe
pada malam 21 juli, sekertarisnya yang bernama De Chavigny mengetuk pintu kamar Nostradamus untuk mengucapkan selamat malam, dan nostradamus menjawab, "Kamu tidak akan menemukan saya masih hidup saat fajar.."
keesokan harinya, keluarga dan sahabat Nostradamus menemukan dirinya telah meninggal dengan tubuh tergeletak di lantai, diantara tempat tidur dan bangku..
Lebih dari satu abad setelah kematiannya, walikota akan memindahkan kuburannya, tetapi tidak dapat menahan godaan untuk tidak mengintip ke dalam peti matinya, untuk melihat, apakah benar Nostradamus meninggalkan sebuah kunci untuk memecahkan quatrainnya seperti rumor yang beredar..
mereka pun terkejut!! karena mereka menemukan sebuah medali yang tergantung di kerangka tubuhnya.. tertulis di medali itu, angka "1700"..
Yakni tahun saat peti itu dibuka.. 134 tahun setelah kematian Nostradamus..
Fibonaci Number ============ The Fibonacci numbers are Nature's numbering system. They appear everywhere in Nature, from the leaf arrangement in plants, to the pattern of the florets of a flower, the bracts of a pinecone, or the scales of a pineapple. The Fibonacci numbers are therefore applicable to the growth of every living thing, including a single cell, a grain of wheat, a hive of bees, and even all of mankind. Introduction ========= The sequence, in which each number is the sum of the two preceding numbers is known as the Fibonacci series: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, ... (each number is the sum of the previous two). The ratio of successive pairs tends to the so-called golden section (GS) - 1.618033989 . . . . . whose reciprocal is 0.618033989 . . . . . so that we have 1/GS = 1 + GS. The Fibonacci sequence, generated by the rule f1 = f2 = 1 , fn+1 = fn + fn-1, is well known in many different areas of mathematics and science. However, it is quite amazing that the Fibonacci number patterns occur so frequently in nature ( flowers, shells, plants, leaves, to name a few) that this phenomenon appears to be one of the principal "laws of nature". History ====== Fibonacci was known in his time and is still recognized today as the "greatest European mathematician of the middle ages." He was born in the 1170's and died in the 1240's and there is now a statue commemorating him located at the Leaning Tower end of the cemetery next to the Cathedral in Pisa. Fibonacci's name is also perpetuated in two streetsthe quayside Lungarno Fibonacci in Pisa and the Via Fibonacci in Florence. His full name was Leonardo of Pisa, or Leonardo Pisano in Italian since he was born in Pisa. He called himself Fibonacci which was short for Filius Bonacci, standing for "son of Bonacci", which was his father's name. Leonardo's father( Guglielmo Bonacci) was a kind of customs officer in the North African town of Bugia, now called Bougie. So Fibonacci grew up with a North African education under the Moors and later travelled extensively around the Mediterranean coast. He then met with many merchants and learned of their systems of doing arithmetic. He soon realized the many advantages of the "Hindu-Arabic" system over all the others. He was one of the first people to introduce the Hindu-Arabic number system into Europe-the system we now use today- based of ten digits with its decimal point and a symbol for zero: 1 2 3 4 5 6 7 8 9. and 0 His book on how to do arithmetic in the decimal system, called Liber abbaci (meaning Book of the Abacus or Book of calculating) completed in 1202 persuaded many of the European mathematicians of his day to use his "new" system. The book goes into detail (in Latin) with the rules we all now learn in elementary school for adding, subtracting, multiplying and dividing numbers altogether with many problems to illustrate the methods in detail. Fibonacci and Nature ================ Plants do not know about this sequence - they just grow in the most efficient ways. Many plants show the Fibonacci numbers in the arrangement of the leaves around the stem. Some pine cones and fir cones also show the numbers, as do daisies and sunflowers. Sunflowers can contain the number 89, or even 144. Many other plants, such as succulents, also show the numbers. Some coniferous trees show these numbers in the bumps on their trunks. And palm trees show the numbers in the rings on their trunks. Why do these arrangements occur? In the case of leaf arrangement, or phyllotaxis, some of the cases may be related to maximizing the space for each leaf, or the average amount of light falling on each one. Even a tiny advantage would come to dominate, over many generations. In the case of close-packed leaves in cabbages and succulents the correct arrangement may be crucial for availability of space. This is well described in several books listed here >> So nature isn't trying to use the Fibonacci numbers: they are appearing as a by-product of a deeper physical process. That is why the spirals are imperfect. The plant is responding to physical constraints, not to a mathematical rule. The basic idea is that the position of each new growth is about 222.5 degrees away from the previous one, because it provides, on average, the maximum space for all the shoots. This angle is called the golden angle, and it divides the complete 360 degree circle in the golden section, 0.618033989 . . . . If we call the golden section GS, then we have 1 / GS = GS / (1 - GS) = 1.618033989 . . . . If we call the golden angle GA, then we have 360 / GA = GA / (360 - GA) = 1 / GS. Below there are some examples of the Fibonacci seqeunce in nature. Petals on flowers* ============== Probably most of us have never taken the time to examine very carefully the number or arrangement of petals on a flower. If we were to do so, we would find that the number of petals on a flower, that still has all of its petals intact and has not lost any, for many flowers is a Fibonacci number: * 3 petals: lily, iris * 5 petals: buttercup, wild rose, larkspur, columbine (aquilegia) * 8 petals: delphiniums * 13 petals: ragwort, corn marigold, cineraria, * 21 petals: aster, black-eyed susan, chicory * 34 petals: plantain, pyrethrum * 55, 89 petals: michaelmas daisies, the asteraceae family Some species are very precise about the number of petals they have - e.g. buttercups, but others have petals that are very near those above, with the average being a Fibonacci number. One-petalled ... One-petalled ... Two-petalled flowers are not common. http://ccins.camosun.bc.ca/~jbritton/fibslide/fib02.jpg Three petals are more common. ![]() Five petals - there are hundreds of species, both wild and cultivated, with five petals. ![]() Eight-petalled flowers are not so common as five-petalled, but there are quite a number of well-known species with eight. ![]() Thirteen, ... ![]() Twenty-one and thirty-four petals are also quite common. The outer ring of ray florets in the daisy family illustrate the Fibonacci sequence extremely well. Daisies with 13, 21, 34, 55 or 89 petals are quite common. ![]() Ordinary field daisies have 34 petals ... a fact to be taken in consideration when playing "she loves me, she loves me not". In saying that daisies have 34 petals, one is generalizing about the species - but any individual member of the species may deviate from this general pattern. There is more likelihood of a possible under development than over-development, so that 33 is more common than 35. ![]() Flower Patterns and Fibonacci Numbers ============================= Why is it that the number of petals in a flower is often one of the following numbers: 3, 5, 8, 13, 21, 34 or 55? For example, the lily has three petals, buttercups have five of them, the chicory has 21 of them, the daisy has often 34 or 55 petals, etc. Furthermore, when one observes the heads of sunflowers, one notices two series of curves, one winding in one sense and one in another; the number of spirals not being the same in each sense. Why is the number of spirals in general either 21 and 34, either 34 and 55, either 55 and 89, or 89 and 144? The same for pinecones : why do they have either 8 spirals from one side and 13 from the other, or either 5 spirals from one side and 8 from the other? Finally, why is the number of diagonals of a pineapple also 8 in one direction and 13 in the other? ![]() Are these numbers the product of chance? No! They all belong to the Fibonacci sequence: 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, etc. (where each number is obtained from the sum of the two preceding). A more abstract way of putting it is that the Fibonacci numbers fn are given by the formula f1 = 1, f2 = 2, f3 = 3, f4 = 5 and generally f n+2 = fn+1 + fn . For a long time, it had been noticed that these numbers were important in nature, but only relatively recently that one understands why. It is a question of efficiency during the growth process of plants. The explanation is linked to another famous number, the golden mean, itself intimately linked to the spiral form of certain types of shell. Let's mention also that in the case of the sunflower, the pineapple and of the pinecone, the correspondence with the Fibonacci numbers is very exact, while in the case of the number of flower petals, it is only verified on average (and in certain cases, the number is doubled since the petals are arranged on two levels). ![]() THE EFFECTIVENESS OF THE GOLDEN MEAN ================================= The explanation which follows is very succinct. For a much more detailed explanation, with very interesting animations, see the web site in the reference. In many cases, the head of a flower is made up of small seeds which are produced at the centre, and then migrate towards the outside to fill eventually all the space (as for the sunflower but on a much smaller level). Each new seed appears at a certain angle in relation to the preceeding one. For example, if the angle is 90 degrees, that is 1/4 of a turn, the result after several generations is that represented by figure 1. ![]() Of course, this is not the most efficient way of filling space. In fact, if the angle between the appearance of each seed is a portion of a turn which corresponds to a simple fraction, 1/3, 1/4, 3/4, 2/5, 3/7, etc (that is a simple rational number), one always obtains a series of straight lines. If one wants to avoid this rectilinear pattern, it is necessary to choose a portion of the circle which is an irrational number (or a nonsimple fraction). If this latter is well approximated by a simple fraction, one obtains a series of curved lines (spiral arms) which even then do not fill out the space perfectly (figure 2). In order to optimize the filling, it is necessary to choose the most irrational number there is, that is to say, the one the least well approximated by a fraction. This number is exactly the golden mean. The corresponding angle, the golden angle, is 137.5 degrees. (It is obtained by multiplying the non-whole part of the golden mean by 360 degrees and, since one obtains an angle greater than 180 degrees, by taking its complement). With this angle, one obtains the optimal filling, that is, the same spacing between all the seeds (figure 3). This angle has to be chosen very precisely: variations of 1/10 of a degree destroy completely the optimization. (In fig 2, the angle is 137.6 degrees!) When the angle is exactly the golden mean, and only this one, two families of spirals (one in each direction) are then visible: their numbers correspond to the numerator and denominator of one of the fractions which approximates the golden mean : 2/3, 3/5, 5/8, 8/13, 13/21, etc. These numbers are precisely those of the Fibonacci sequence (the bigger the numbers, the better the approximation) and the choice of the fraction depends on the time laps between the appearance of each of the seeds at the center of the flower. This is why the number of spirals in the centers of sunflowers, and in the centers of flowers in general, correspond to a Fibonacci number. Moreover, generally the petals of flowers are formed at the extremity of one of the families of spiral. This then is also why the number of petals corresponds on average to a Fibonacci number. | |
|
Sponsor Banner
Sponsor
Sponsor lokal
About Me
- zonata
- saya hanya memaparkan kejadian di luar akal manusia
Sponsor
sponsor
Comment
Xeno Search Engine










